Cara mengatur dan menyimpan alat kerja

Poin perhatian sebelum menyimpan alat

Alat sering rusak atau hilang jika tidak dikelola setiap hari. Karena itu, penting untuk memperhatikan metode penyimpanan alat yang digunakan.

Sebelum penyimpanan, periksa minyak dan kotoran, dan jika ditemukan, bersihkan dengan kain atau sikat seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1-1. Pastikan untuk memeriksa keausan, chipping, cracking, duri, dan kondisi lainnya (Gambar 1-2). Jika alat menemukan yang rusak harus diperbaiki atau diisi ulang.

Kadang-kadang penting juga untuk memberikan minyak pada joint part dari alat yang bergesekan, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1-3. Untuk keamanan perlu juga memasang cover pada alat tajam atau meletakkan pada sarungnya.

Metode penyimpanan alat

Saat menyimpan alat dapat disimpan di dalam kotak alat yang di genggam tangan atau disimpan di kastor alat.

Jika disimpan di kotak alat genggam, karena dapat dengan mudah dibawa ke tempat kerja, berbagai alat sering ditempatkan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1-4. Penting untuk menjaga alat bagian dalam terlihat jelas seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1-5.

Selain itu, ketika menyimpan dalam kastor alat, karena kapasitasnya besar maka semuanya dapat dimasukkan ke dalam kastor mulai dari alat hingga alat ukur sederhana seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1-6. Penting untuk menentukan secara sekilas apakah ada alat atau tidak.

Sebagai metodenya, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1-7, dalam laci khusus kotak penyimpanan, bentuk dan pahat dari bingkai kayu atau spons keras dan alat bisa disimpan dengan sangat pas.

Juga, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1-8 dengan membuat papan untuk memegang alat dan menulis siluet alat, nama alat, dan ukuran di papan tulis, itu akan lebih mudah untuk dipahami.

Dengan metode ini, jelas alat apa yang sedang digunakan, dan diharapkan bahwa rekan kerja akan membantu mengatur dan membereskannya.

Penting juga untuk membuat aturan agar selalu kembali ketika selesai menggunakannya.